3 Jenis Website Toko Online Meningkatkan Penjualan dan Pengenalan Fungsi-fungsinya

Setelah postingan awal mengenal seluk-beluk apa itu toko online beserta manfaatnya saatnya kini mempelajari lebih dalam lagi tentang beberapa perbedaan toko online yang paling umum.Mungkin hal ini tanpa kita sadari kalau ternyata online shop itu tidak monoton satu model saja melainkan ada banyak ragamnya, Nanti bisa Anda pilih dan terapkan mana yang cocok untuk toko onlien anda.

5 Perbedaan Toko Online dengan Toko Reguler

Dari segi tempat atau lokasi

Toko online tempatnya di dunia maya (internet) karena dibuat menggunakan platform web. Sementara toko reguler berlokasi di dunia nyata dan bangunan fisik berupa ruko benar-benar ada di dunia nyata.

Dari segi cara transaksi

Transaksi di toko online biasanya dilakukan dengan cara transfer antarbank, dimana pemilik toko dan pembeli tidak bertatap muka secara langsung.Sementara aktifitas transaksi atau jual beli di toko reguler, dilakukan secara langsung, dimana pembeli dapat bertemu pemilik atau pelayan toko reguler langsung, dan melakukan pembayaran secara cash.

Dari segi stok atau display produk

Stok produk di toko online berupa gambar-gambar atau foto saja, dan dilengkapi dengan deskripsi produk, harga, ukuran, pilihan warna dan informasi ketersediaan stok. Sementara stok toko reguler berupa produk nyata yang biasanya ditata rapih pada sebuah etalase atau rak.

Dari segi pelayanan

Pelayanan pada toko online juga tetap dilakukan oleh manusia, hanya saja pelayanan seperti menjawab pertanyaan pelanggan seputar ketersediaan stok produk, pilihan warna, dan pertanyaan lainnya, setiap toko online menggunakan beberapa media pendukung lain seperti email, bbm, whatsapp, line dan masih banyak lagi.

Berbeda dengan toko reguler, pelayanan setiap pengunjung atau konsumen yang datang di toko reguler dilakukan oleh pelayan toko, secara langsung.

Dari Segi Jangkauan Kunjungan

Toko online jangkauannya sangat luas dan tidak terbatas. Toko online dapat dijangkau oleh seluruh konsumen yang terhubung dengan koneksi internet, dimana pun mereka berada, baik dalam dan luar provinsi, nasional atau bahkan internasional.

 

Sementara toko reguler jangkauannya sangat terbatas, dan hanya bisa dikunjungi oleh konsumen lokal dalam kota, dan dalam provinsi saja.

Website Semi Toko Online

Website semi toko online di desain tanpa plugin shopping cart, sehingga tidak ada fitur KERANJANG BELANJA yang sering kita temui di sebagian toko online di internet.

Ini adalah contoh toko online sederhana menggunakan WordPress yang pernah saya buat, didesain khusus supaya orang yang tertarik mau membeli produk bisa langsung mengisi form pemesanan atau setidaknya menghubungi via SMS / telepon.

Konsepnya menggunakan halaman landing page atau squeeze page, yang ditambahi form pemesanan pada bagian sebelah kanan (right sidebar), kemudian ditambahi juga info kontak untuk memudahkan orang yang mau menghubungi.

Untuk yang model seperti ini, saya sering mengistilahkan dengan model semi toko online.Untuk pembuatan website toko online ini, dengan 10 item produk sebenarnya sudah cukup sebagai display.

Selanjutnya bisa ditambahkan seiring dengan bertambahnya produk.Mengenai bentuk layoutnya atau struktur website-nya, antara lain bisa disusun seperti berikut (tidak harus sama persis dengan gambar di atas):

  1. Halaman depan “Home”, bisa diisi dengan “squeeze page” atau halaman pengantar maupun latar belakang mengapa harus menggunakan produk-produk Anda.
  2. Halaman “Tentang Kami”, bisa diisi dengan profil singkat usaha Anda.
  3. Halaman “Produk”, diisi dengan foto produk dan deskripsinya, disertai form pemesanan.
  4. Halaman “Blog”, bisa diisi dengan artikel yang berhubungan dengan produk ataupun kegiatan seputar usaha yang dijalankan. Dan menurut saya, setiap website jualan tetap harus memiliki halaman blog untuk mendukung kemudahan pengelolaan SEO supaya website kita mudah ditemukan oleh GOOLGE ataupun mesin pencari lainnya.
  5. Halaman “Cara Pemesanan”, diisi dengan petunjuk cara pemesanan produk, termasuk metode pembayarannya.
  6. Halaman “Kontak”, diisi dengan info pemilik penjual / pemilik produk yang lebih lengkap, seperti alamat toko, no yang bisa dihubungi, dan tentunya form kontak.
  7. Bagian “Sidebar” atau sisi sebelah kanan yang luasnya lebih kecil, bisa diisi dengan form pemesanan cepat, nomor HP, dan tombol akun social media. Bisa juga ditambahkan dengan link artikel atau produk terbaru supaya orang juga bisa langsung mengeklik info-info tersebut.

Untuk membuat website jenis ini saya menggunakan THEME dan beberapa PLUGIN yang bisa kita temukan secara gratis di Katalog Plugin WordPress.org. Antara lain:

  • Theme BUENO
  • Contact Form 7
  • All-in-One SEO Pack, bisa juga diganti dengan WordPress SEO by YOAST
  • Jetpack
  • WordPress Supercache

Khusus untuk themes, Anda bisa memakai yang lain sesuai selera Anda. Namun yang saya pilih diatas itu lebih untuk kemudahan saya dalam mengatur layout website, disamping saya juga sudah cukup familier dengan Opsi Tema / Theme Options nya.

Website FULL Toko Online

Ya, lalu bagaimana dengan yang full toko online?

Kalau mau yang lebih lengkap dan full, kita bisa menggunakan plugin toko online WordPress yang sudah banyak tersedia. Di plugin tersebut, kita bisa menambahkan fitur shopping cart, katalog produk, dan lain sebagainya.Lebih lengkapnya tentang ulasan plugin toko online, bisa Anda baca artikel ini:

Plugin toko online untuk WordPress

Salah satu plugin toko online yang sangat populer untuk WordPress, adalah WooCommerce. Anda bisa membaca ulasan singkat dan cara instalasinya di sini:

Toko online WooCommerce

Khusus bagi Anda yang memang membidik pasar wilayah Indonesia, Anda bisa juga menggunakan themes WordPress yang sudah support toko online yang sudah disesuaikan untuk konsumen negara Indonesia.Disini fitur full toko online sudah dimasukkan ke dalam themes WordPress tersebut.

Bahasanya pun juga sudah disesuaikan dengan Bahasa Indonesia, sehingga lebih memudahkan pengunjung untuk memahami situs kita.Beberapa referensi yang bisa saya temukan, antara lain:

  • Lapak Instan
  • Cepatlakoo
  • Karatok Theme
  • Snapixa Lihat puluhan template toko online siap pakai klik sini

Kebanyakan tema toko online ini bersifat PREMIUM, artinya Anda harus membelinya terlebih dahulu sebelum menggunakannya. Namun mengingat kemudahan dan support after sales yang diberikan oleh masing-masing pembuatnya, saya rasa tetap menarik untuk dipertimbangkan.

Website Landing Page

Apa itu Landing Page?

Jika anda pernah melihat sebuah etalase produk di dalam sebuah toko offline atau konvensional, maka etalase itulah yang disebut LANDING PAGE dalam Digital Marketing saat ini…

Dengan Landing Page inilah, layaknya sebuah etalase produk, landing page berperan sebagai tempat untuk menampilkan produk produk yang anda jual…

Apakah Anda butuh Landing Page?

Jika anda memiliki sebuah produk, namun tidak ada landing page, itu sama seperti anda menjual produk namun tidak menyediakan tempat untuk calon pembeli anda untuk melihat produk anda..Jadi, jika pertanyaannya, apakah anda butuh sebuah landing page?

Maka jawabannya, apakah anda mengizinkan calon pembeli anda untuk tidak melihat produk yang anda jual?

Apakah Landing Page itu penting?

Penting dan tidaknya sebuah landing page tergantung anda melihatnya dari sisi sebelah mana. Logisnya, jika anda saat ini memiliki produk untuk dijual, maka anda akan mempromosikannya.

Misal anda promosi di sosial media (Facebook, Instagram, dllnya)

Nah, setelah anda promosi, akan banyak orang yang melihat produk anda. Disinilah peran landing page..Jika orang sudah melihat apa yang anda promosikan, maka landing page adalah tempat pertama untuk di kunjungi oleh orang orang yang melihat promosi produk anda..

Tanpa landing page, siapa yang akan melihat produk anda?