Teknik Rahasia Bercerita dan Contoh Story Telling Jualan Online

Weblaku – Alhmdulillah Teman-teman Udah mulai banyak yang paham dan Banyak yang Praktek yaa

Ada yang masih nyontek Ada juga Yang Udah kreatif silahkan Buat ceritanya dengan warna sendiri

Buat yang masih agak agak telat ngerjain latihan nya

Jangan khawatir, woles aja.. Semua butuh proses kok

Banyakin Latihan Aja.. InsyaAllah nanti juga Lancar sendiri..

Nah, hari ini kita akan lanjut Materi tentang :

RAHASIA MEMBUAT CERITA BERUJUNG TRANSFERAN.

Oiya, Teman Teman Pernah dengar gak istilah “Pembeli adalah Raja” ?

  • Dulu, sering dibilang bahwa “Pembeli adalah Raja”.
  • Penjual takut dengan pembeli,
  • Penjual takut kehilangan pembeli,
  • Penjual takut dikomplen pembeli,
  • Penjual harus hormat dengan pembeli
  • Penjual menganggap pembeli adalah segala-galanya
  • Tanpa pembeli, penjual tidak ada apa-apanya..

Nah saat ini, beredar istilah “Penjual adalah Dewa”

Apakah istilah ini untuk menyaingi istilah Pembeli itu Raja ?

Apakah istilah ini untuk menakut-nakutin pembeli ?

Apakah istilah ini bisa membuat Penjual seenaknya terhadap pembeli ?

Apakah istilah ini agar membuat posisi pembeli lemah ?

Ternyata Tidak Sodarah.. Bukan Ituh,, hehehe

Tapi, Dalam dunia perdagangan online saat ini, kedua istilah diatas bisa 100% BENAR, bisa 100% SALAH.

Kita ambil satu contoh :

Jika seorang calon pembeli mulai melakukan transaksi, walaupun masih tahap tanya jawab, berarti calon pembeli itu sudah mulai memutuskan untuk mempercayai Penjual.

Respon yang kita berikan, tentu bisa menjadi acuan buat calon pembeli untuk memulai transaksi.

Sebagai penjual, Ini adalah tahap menjaring pelanggan untuk memberikan pelayanan maksimal agar tahap tanya-jawab itu bisa menjadi ajang meningkatkan kepercayaan calon pelanggan untuk bertransaksi di lapak kita.

Kita harus menerapkan bahwa “Pembeli itu Raja” jadi harus dilayanin semaksimal mungkin.

Nah saat bersamaan, Penjual juga harus bisa menunjukkan bahwa dia Seorang DEWA, yang bisa memberikan pelayanan terbaik dan cepat tanggap akan kebutuhan calon pembeli.

Pada kesempatan kali ini, semuanya bisa terukur BAGAIMANA DARI CERITA YANG BERUJUNG TRANSFERAN. Tentu semua Ada Sebab Akibat.

Mulai Dari Mindset, melakukan Brand Storytelling, Hingga Teknik Persuasif.

1. Mindset

Kita masih bahas ungkapan yang sangat terkenal ya, yaitu :

“Pembeli adalah Raja.”

Ungkapan tersebut-lah yang mendasari perilaku konsumen atau pembeli selama ini. Mereka akan mementingkan dirinya sendiri dan tidak akan memikirkan si penjual.

Walapun dengan strategi marketing terbaik sekalipun, pasti terdapat pembeli yang tidak tertarik dengan produk Anda dengan dalih :

– Wah ini kemahalan toko lain saja segini (sambil menunjukkan harga);
– Cek harga dulu → lalu menghilang;
– Tanya Suami dulu → Gak Balik lagi;

Pernahkah Anda mengalami hal tersebut?

Lalu apa yang harus Anda lakukan?

Memberikan diskon atau penawaran khusus?

Hal yang harus Anda lakukan adalah memanfaatkan mindset si pembeli.

Mindset “Pembeli adalah Raja” tidaklah selalu salah. Kita akan gagal jika kita tidak bisa memanfaatkannya dan akan sukses besar jika kita dapat memanfaatkannya. !!!

Pernahkah Teman-teman berpikir bagaimana Apple bisa menjual produknya walapun dengan harga yang lebih tinggi dari harga pasaran produk sejenis?

Atau lebih mudahnya Coba Anda bayangkan

Mengapa kopi kekinian yang harganya lebih mahal dari harga kopi biasa bisa laku keras?

Atau bagaimana produk suplemen kesehatan dengan harga yang mahal bisa laku di pasaran?

Penasaran kan ?
Jawabannya adalah membuat mindset si-pembeli atau konsumen agar merasa Butuh Produk Anda.

Hampir kebanyakan konsumen membeli suatu produk karena Perasaan Bukan Logika. Jadi tugas seorang penjual yang handal adalah bagaimana caranya membuat produknya Dibutuhkan oleh si pembeli.

Caranya adalah dengan membangun BRAND STORYTELLING.

2. Cara Membangun Brand Storytelling
3. Mengenali dan Memahami produk sebelum jualan
4. cara Mudah Buat Ide Cerita
5. Cara Memikat hati pelanggan
6. Cara menentukan Target Market
7. Gunakan Teknik Persuasi

This content is locked

Login dulu untuk Membaca Artikel...!

BAB 1                   BAB 3

 

You May Also Like

About the Author: admin

Name - City
Membeli Product Time