Buat Anda yang Iklannya Sering Dicuekin, Coba Perhatikan Hal Penting Ini

Saya tahu kok bagaimana perasaan Anda jika postingan iklan kita di media sosial itu dicuekin, gak ada yang lihat, gak ada respon, bahkan sepi kayak kuburan. Hehehe

Tenang…

Gak hanya Anda kok yang alami hal tersebut.

Saya pun begitu sebelum tahu Hal Penting ini saat beriklan di media sosial.

Makanya ketika tahu Hal Penting ini, saya mulai mengubah Teknik Beriklannya dengan Cara yang Beda, seperti yang saya informasikan kemarin.

Kata guru saya, beriklan dengan cara beda ini diperbolehkan kok. Yang terpenting, bisa menghasilkan penjualan.

Bagaimana sih cara beriklan yang beda itu?

Begini…

Sejauh pengamatan saya, banyak penjual terkadang Tidak Memikirkan Apa yang Dirasakan Calon Pembeli.

Para penjual tersebut seolah lebih mementingkan dirinya sendiri dibandingkan target marketnya. Ini langkah yang kurang tepat.

Akibatnya, iklan yang dibuat justru membuat Tidak Nyaman, karena memang maunya cepat-cepat terjadi penjualan. Makanya gak aneh, banyak yang menulis iklannya dengan kata-kata perintah, seperti “Yuk Diorder, Buruan Pesan, Segera Order, dan sebagainya.

Saya harap, Anda tidak termasuk dari bagian para penjual tersebut ya.

Sekarang untuk mengetahui iklan kita bisa buat nyaman buat calon pembeli kita, caranya gampang kok?

Caranya, coba deh lakukan hal ini.

1. Posisikan Diri kita sebagai Calon Pembeli.

Seperti yang saya bilang tadi, sebagian dari kita Tidak memosisikan diri sebagai calon pembeli saat menulis iklan. Akibatnya, ya itu tadi iklannya tidak membuat nyaman calon pembeli Anda.

Nah, saat kita berada di posisi pembeli, coba baca ulang iklan yang akan Anda posting, kira-kira iklan itu nyaman dibaca oleh Anda atau tidak?

Kalau Anda merasa tidak nyaman saat baca iklannya, bagaimana dengan calon pembeli Anda saat baca iklan itu. Tentu juga sama kan, dan akhirnya iklannya jadi sepi. Iya kan?

2. Tulis Hal yang Disukai Target Market

Iya target market atau calon pembeli adalah kunci dari jualan Anda. Makin tepat target marketnya, makin besar peluang terjadinya penjualan.

Dan, perlu Anda catat!!!!

Target Market Jauh Lebih Penting daripada Naskah Iklan Apa Pun.

Setelah menemukan siapa saja calon pembeli produk Anda, tulislah iklan yang berhubungan dengan masalah ataupun keingian mereka.

Kalau iklan itu pas dan relevan dengan mereka, otomatis iklannya akan lebih mudah diterima.

3. Buka Ruang untuk Berinteraksi

Tahu konsep interaksi mengundang transaksi kan? Nah, buatlah status atau postingan interaksi dengan target market. Tujuannya, membangun kedekatan dan Kepercayaan dengan Target Market.

Sejauh pengalaman saya, pembelian hanya terjadi jika penjualnya dikenal, disukai, dan dipercaya oleh target market.

Jadi, Anda sudah dikenal, disukai, dan dipercaya oleh calon pembeli Anda belum?

Jika belum lakukan interaksi, agar saat Anda mempromosikan produk lebih mudah diterima oleh mereka.

Dalam iklan pun, usahakan iklan itu seolah-seolah kita sedang ngobrol dengan calon pembeli. Dengan begitu, ada ruang interaksi sekaligus mempromosikan produk.

4. Hindari Ngiklan yang Blak-blakkan.

Beriklan di Media Sosial perlu Trik tersendiri agar bisa menghasilkan penjualan.

Itu karena media sosial berbeda dengan media selling, semacam marketplace yang bisa beriklan secara blak-blakkan.

Orang yang buka media sosial tujuannya bukan untuk membeli produk. Tetapi, untuk bersilaturahmi, mengisi waktu luang, dan mencari hiburan.

Jadi, iklan yang Anda buat perlu disesuaikan dengan tujuan mereka bermain media sosial.

Karena itu, butuh Teknik Beriklan yang Tidak Terlihat dan ini ada ilmunya tersendiri.

DAFTAR ISI                  BAB 3

You May Also Like

About the Author: admin

Name - City
Membeli Product Time