Apa Perbedaan Antara Bisnis vs Dagang ?

Saat anda ikut Kulwa ini mungkin saja anda sedang mengalami masalah penjualan..

yaitu

Omset yang sedang Stagnan dan penjualan yang begitu – begitu aja ..

Padahal anda bilang, produk anda sangat keren dan di butuhkan pasar..

Tapi kenapa tetap sepi pembeli ya..

Walau jawaban masalah ini beragam karena harus dicek dulu detail masalahnya seperti apa, tapi pastinya kita sepakat bahwa bisnis berjalan jika ada PEMASUKAN ..

Dan PEMASUKAN itu dihasilkan dari PENJUALAN ..

Ada produk yang laku terjual. 😁
Apakah setelah terjadi penjualan selesai masalahnya ??
Eh ternyata tidak berhenti sampai disitu.

Tahap selanjutnya adalah membuat Penjualan kita jadi Banyak Alias LARIS..

Laris adalah penjualan yang terjadi secara Masif ( banyak )
Lantas bagaimana membuat Produk Laku ini menjadi Produk Laris.. ??

Gimana ya ??
Tenang aja saya bahas Kok..😊
Kuncinya sebenarnya ada DUA yang harus di lakukan..

Apa itu mas ??

Ini dia jawabannya..

  1. Perbanyak Calon pembelinya
  2. Perbanyak Yang Jualan Produk Kita.

Lantas apa hubungan Judul Materi Kulwa hari ini dengan kedua hal tersebut.. 🤔🤔

Nah di sini pangkal masalahnya..

Banyak yang Fokus hanya memperbanyak Calon pembelinya..

Maka yang terjadi mereka hanya sibuk memperbesar Kolam baik secara organik Maupun berbayar..

Apakah salah ?? 🤔

Tidak sama sekali tidak..

Hanya saja kita ketahuai handicap atau kelemahan manusia adalah

Manusia itu terbatas..
Waktunya terbatas 24 jam
Kesehatannya juga tidak bisa di prediksi
Dan umurnya terbatas

Manusia bukan lagi Superman..Pa

“ Superman Is Dad .. Now, Avenger Era.”

Ya benar..

Walaupun kita punya banyak calon pembeli, suatu saat kita SAKIT maka kita tidak bisa jualan.

Tidak Jualan = Tidak ada Income.

Selesai..

Saya menyebutnya Mindset Pedagang ..
Dimana fokusnya hanya terus mencari Pembeli dari waktu kewaktu.

Hayo siapa yang masih Fokusnya Cuma jualan ??

Yuk ah.. tobat..
Jago Jualan itu penting..
Tapi membangun bisnis lebih penting lagi..
5Maksudnya bagaimana mas ??

Untuk menjawabnya bisa jawab pertanyaan saya berikut :

Jualan Baju apakah sama Dengan Bisnis Baju ??

Saya kira cukup mudah ya menjawabnya..

Jualan Baju Berarti Menemukan pembeli yang berjodoh dengan Baju yang kita Jual.

Bisnis Baju Berarti Segala aktifitas Mulai dari Cara Memperoleh Produk Baju, Memasarkan dan Meningkatkan pemasaran dengan berbagai startegi.

Dari artinya saja sudah jelas berbeda.
Kalau jualan cenderung lebih simpel, berbisnis lebih kompleks.

Lantas bagaimana dengan anda, apakah sudah menjadi Pebisnis atau masih jadi Pedagang ??

Cara ceknya mudah saja,

Jika setiap hari yang anda kerjakan hanya posting jualan dan menjawab chat calon pembeli setiap hari maka tandanya anda masih Penjual.

Namun, jika aktivitas anda lebih kompleks bukan hanya sekedar jualan seperti mengumpulkan Database Target market potensial, memikirkan Startegi penjualan lebih banyak dengan merekrut tim reseller dan aktivitas lainnya, maka artinya anda sedang mengerjakan Bisnis.

Dan satu hal yang saya pelajari lagi.. Pebisnis itu Melipatgandakan Waktu ..
Maksudnya bagaimana mas ??

Semua kita punya waktu 24 jam, misalkan kita sehari kerja 8 jam, dan penghasilan 5 juta perbulan. Lantas bagaimana caranya agar penghasilannya bertambah ??

Ya, waktu nya di tambah..

Akhirnya tidak sedikit yang kerja waktunya gila – gilaan.. ada yang 12 jam bahkan 16 jam..

Tapi jujur saja sebenarnya itu bukan langkah yang terbaik..

Coba kita bayangkan, di negara ini ada orang yang berincome Milyaran perbulan..
Kita ambl Contoh bapak Chairul Tanjung, Pemilik Trans Corp.

Apakah beliau punya waktu 50 jam sehari ??

Tidak.. Beliau juga hanya punya waktu 24 jam..

Tapi apa yang membuat beliau menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia ??

Salah satu jawabannya adalah beliau melipat gandakan Waktu..
Dengan apa ??

Mempekerjakan ribuan karyawan..

Misal Karyawannya 2000 orang dan bekerja 8 jam sehari.. itu sama artinya Bpk. Chairul tanjung bekerja 16.000 jam sehari..

Bayangkan 16.000 jam .. maka wajar incomenya besar..

Tapi anda gak perlu merekrut karyawan untuk di awal, apalagi jika baru memulai..

Karyawan bisa digantikan dengan Tim reseller kok..
Gak harus bayar gaji, hanya berbagi komisi saja

Anda punya 100 reseller yang meluangkan waktu 2 jam saja berjualan.. sama artinya dengan 200 jam per hari..

Dan sudah tentu hasilnya akan berbeda dengan anda kerjakan sendirian.

“ Jika anda belum melipatgandakan Waktu, artinya anda Belum berbisnis. “

Siap berubah dari jualan menjadi bisnis ??

Simak lanjutannya

You May Also Like

About the Author: admin

Name - City
Membeli Product Time